Jakarta — Indeks saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Rabu (11/3/2026), di tengah pemantauan investor terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah dan pergerakan harga minyak dunia.
Dikutip dari CNBC International, indeks S&P/ASX 200 Australia naik sekitar 0,35 persen pada awal perdagangan. Di Jepang, Nikkei 225 melonjak 1,36 persen dan Topix bertambah 1,22 persen. Korea Selatan mencatat penguatan signifikan dengan Kospi melesat 3,2 persen dan Kosdaq menguat 1,39 persen.
Pasar China dan Hong Kong turut bergerak positif. Hang Seng Hong Kong naik 0,43 persen, sementara CSI 300 yang melacak saham-saham besar di bursa Shanghai dan Shenzhen menguat 0,19 persen.
Penguatan bursa terjadi di tengah fluktuasi harga minyak dunia. Harga minyak sempat melonjak mendekati 120 dolar AS per barel pada awal pekan akibat kekhawatiran atas konflik Iran, namun kemudian turun setelah pelaku pasar memperkirakan sejumlah negara akan melepaskan cadangan minyak mentah darurat guna meredam potensi gangguan pasokan.


