Penulis: Bowo

Kabar baik buat kalian yang peduli isu gizi dan kesejahteraan! Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, baru aja ngumumin kalau program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan super cepat dan ditargetkan bisa menjangkau 82,9 juta penerima manfaat sebelum akhir 2025. Dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Dadan bilang saat ini sudah ada 13.514 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebar di seluruh Indonesia — dari 38 provinsi, 509 kabupaten, sampai lebih dari 7 ribu kecamatan. “Sekarang sudah melayani sekitar 39,5 juta orang, dan kemungkinan akhir bulan ini bisa tembus 40 juta,” ungkap Dadan dengan semangat. Program…

Read More

Drama politik di kabinet Presiden Prabowo Subianto mulai terasa panas nih, guys! Kabarnya, hubungan antara Luhut Binsar Pandjaitan (Ketua Dewan Ekonomi Nasional) dan Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa lagi agak tegang. Bahkan, dua tokoh ini disebut-sebut nggak saling sapa dalam sidang kabinet terakhir. Analis politik Hendri Satrio alias Hensat ikut nimbrung bahas isu ini. Menurutnya, beda gaya kepemimpinan antara Jokowi dan Prabowo jadi penyebab utama perubahan suasana di pemerintahan. “Dulu zaman Jokowi, apa yang dibilang Luhut tuh hampir selalu dipenuhi. Tapi sekarang, dengan Prabowo, nggak semudah itu. Makanya dia (Luhut) agak kesel,” ujar Hensat di kanal YouTube-nya, Rabu (29/10/2025). Luhut…

Read More

Isu soal utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) alias Whoosh kembali panas. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD memperingatkan pemerintah soal potensi bahaya besar jika Indonesia gagal bayar ke Tiongkok—termasuk ancaman terhadap wilayah strategis seperti Natuna. Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensat ikut buka suara. Ia menilai masalah ini bisa jadi preseden buruk kalau benar sampai berujung pada kehilangan aset negara. “Harusnya Pak Prabowo nggak tinggal diam. Kalau sampai China minta wilayah kita sebagai bayaran, itu udah keterlaluan. Pulau itu kan bagian dari tubuh bangsa,” kata Hensat lewat kanal YouTube-nya, Rabu (29/10/2025). Hensat juga mengingatkan bahwa sejak awal proyek ini…

Read More

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buat turun tangan serius menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) alias Whoosh. Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Handi Risza, menegaskan kalau ini adalah momen pas buat KPK bergerak. “KPK harus berani usut dugaan mark-up atau penggelembungan anggaran di proyek besar ini. Jangan sampai uang rakyat dipakai seenaknya,” ujarnya di Jakarta, Rabu (29/10/2025). Handi bilang, komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap pemberantasan korupsi sudah jelas dan tegas. Jadi, KPK seharusnya bisa sejalan dengan visi itu. “Jangan kasih ruang sedikit pun buat koruptor. Mereka udah nyolong uang rakyat,”…

Read More

Keterlibatan Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, jadi sorotan positif dari banyak pihak, termasuk Partai Nasdem. Langkah ini dinilai menegaskan posisi Indonesia yang semakin aktif dan strategis di kawasan Asia Tenggara. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Nasdem, Amelia Anggraini, menyebut partisipasi aktif Presiden Prabowo akan membawa dampak positif bagi kerja sama antarnegara ASEAN, khususnya dalam memperkuat hubungan bilateral, menjaga solidaritas kawasan, dan mendorong perdamaian berkelanjutan. “Kebijakan luar negeri yang diusung Presiden Prabowo jelas berpihak pada perdamaian dan stabilitas regional,” ujar Amelia, Rabu (29/10/2025). Ia juga menyoroti konsistensi pesan Presiden dalam forum internasional. Setelah…

Read More

Presiden Prabowo Subianto berencana melakukan gebrakan besar di sektor perumahan rakyat. Mulai tahun 2026, pemerintah menargetkan renovasi 400 ribu rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh Indonesia — naik hampir 10 kali lipat dibandingkan tahun ini yang berjumlah 45 ribu unit. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjelaskan, saat ini masih ada sekitar 26,9 juta rumah yang dikategorikan tidak layak huni. Program ini disebut akan menjadi langkah nyata pemerintah untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selain program renovasi, pemerintah juga melaporkan penyerapan tinggi pada rumah subsidi. Dari total kuota 350 ribu unit, sekitar 205 ribu sudah…

Read More

Naiknya harga kebutuhan pokok bikin masyarakat kelas menengah Indonesia mulai mengencangkan ikat pinggang. Berdasarkan survei KedaiKOPI, banyak orang kini lebih fokus ke kebutuhan utama seperti makanan dan pendidikan. Sementara, untuk urusan nongkrong, fesyen, dan liburan mulai dikorbankan. “Fokus konsumsi sekarang bergeser ke kebutuhan pokok. Harga pangan dan transportasi yang naik bikin daya beli masyarakat menurun,” ujar Ashma Nur Afifah, peneliti senior KedaiKOPI. Survei yang dilakukan pada 14–19 Oktober 2025 terhadap 932 responden menunjukkan, 3 dari 5 orang mengaku pengeluarannya naik dalam tiga bulan terakhir. Artinya, walaupun pendapatan segitu-gitu aja, pengeluaran malah tambah berat. Fenomena “Rojali”: Ramai di Mal, tapi Cuma…

Read More

Kalau proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur beneran mangkrak, analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat punya ide alternatif yang cukup “out of the box”. Menurutnya, daripada mangkrak dan makan anggaran terus, IKN mending dijadikan tempat wisata dan pusat konser musik berskala nasional maupun internasional! “Menurut saya dijadiin kayak Prambanan aja. Di Prambanan kan sering banget ada konser kayak Prambanan Jazz. Nah, IKN bisa dibikin kayak gitu juga,” ujar Hensat di kanal YouTube-nya, Rabu (29/10/2025). Hensat menilai, konsep ini bisa jadi jalan tengah yang tetap menghidupkan ekonomi lokal tanpa harus terus membakar duit negara buat megaproyek yang belum…

Read More

Di tengah dunia yang makin nggak bisa ditebak — mulai dari perang, konflik geopolitik, sampai harga komoditas yang naik turun — Indonesia tetap harus punya strategi biar nggak gampang goyah. Nah, Lembaga riset ekonomi INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) kasih bocoran tiga pilar utama biar ekonomi kita tetap on track. “Di tengah ketidakpastian global, selalu ada peluang baru kalau kita bisa adaptif,” kata Direktur Eksekutif INDEF, Esther Sri Astuti, dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (28/10/2025). Menurut Esther, ada beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan Indonesia, seperti transformasi digital, penguatan rantai pasok di kawasan Asia,…

Read More

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali bikin gebrakan! Ia menegaskan bahwa dana Rp 200 triliun yang disalurkan ke bank-bank Himbara (Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI) bukan untuk memperkaya konglomerat, tapi untuk mendorong ekonomi rakyat dan sektor produktif. “Jangan kasih ke konglomerat dan jangan dipakai beli dolar. Kalau itu terjadi, rupiah bisa jeblok,” tegas Purbaya, Rabu (29/10/2025). Purbaya bilang, pemerintah ingin dana ini benar-benar mengalir ke sektor riil — seperti UMKM, industri kecil, dan proyek produktif — biar ekonomi tumbuh dari bawah, bukan cuma di lingkaran elite bisnis besar. Ia juga menegaskan bahwa bank penerima dana harus hati-hati dan…

Read More