Peralihan musim di Kepulauan Riau (Kepri) lagi parah banget, nih. Cuaca ekstrem mulai dari hujan deras, angin kencang, sampai potensi siklon tropis mulai jadi rutinitas harian. BMKG bahkan udah wanti-wanti kalau puncak musim hujan bakal terjadi di November 2025.
Selain siapin payung dan jaket, kamu juga wajib waspada sama penyakit yang sering muncul di musim pancaroba kayak gini. Cuaca yang nggak stabil bikin daya tahan tubuh gampang drop, dan itu kesempatan emas buat virus serta bakteri beraksi. Yuk, kenali beberapa penyakit yang rawan muncul biar bisa jaga diri!
1. Flu alias Influenza
Udara lembap bikin virus flu makin betah nyebar. Gejalanya mulai dari hidung meler, batuk, demam, sampai badan lemes.
Tips: Tetep pakai masker pas di tempat ramai dan perbanyak minum air hangat.
2. Diare
Musim hujan = air dan makanan gampang terkontaminasi. Virus kayak Rotavirus jadi lebih aktif.
Ciri-ciri: Mual, muntah, feses cair, dan demam.
Solusi: Pastikan makanan matang sempurna dan air minum aman, ya.
3. DBD (Demam Berdarah Dengue)
Ini nih penyakit “langganan” tiap musim hujan. Nyamuk Aedes aegypti suka banget berkembang biak di genangan air.
Tanda-tanda: Demam tinggi, nyeri sendi, muncul bintik merah di kulit.
Pencegahan: Lakukan 3M Plus — Menguras, Menutup, Mendaur ulang barang bekas, plus pakai lotion antinyamuk.
4. Leptospirosis
Biasanya muncul saat banjir, gara-gara air tercemar urine tikus atau hewan lain.
Gejala: Demam, sakit kepala, nyeri otot, bahkan bisa ganggu ginjal kalau parah.
Jadi, jangan main air banjir sembarangan!
5. Dehidrasi
Walau sering hujan, suhu siang hari tetap bisa tinggi. Tubuh bisa kehilangan cairan lebih cepat.
Tanda-tanda: Pusing, bibir kering, susah fokus.
Cara antisipasi: Minum minimal 2 liter air per hari, jangan tunggu haus dulu.
Cuaca yang berubah-ubah emang nggak bisa dikontrol, tapi kesehatan kamu bisa!
Jadi, jaga imun, makan sehat, tidur cukup, dan tetap aware sama kondisi sekitar. Stay safe, Gen Z Kepri!


