Jakarta – Bupati Pati Sudewo dan sejumlah pihak yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) dipastikan tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada K4, Jakarta, pada Rabu pagi (21/1/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan rombongan dari Pati diperkirakan tiba antara pukul 08.00-09.00 WIB.
“Untuk rombongan Pati estimasi tiba di K4 pagi ini jam 8 atau 9,” kata Budi.
Sudewo digelandang ke gedung antirasuah setelah menjalani pemeriksaan hampir 24 jam di Polres Kudus. Budi membenarkan KPK telah mengamankan Sudewo dalam rangkaian OTT yang digelar di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
“Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim KPK di Polres Kudus,” katanya sebelumnya.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo membenarkan tim KPK menggunakan fasilitas ruang pemeriksaan di Polres Kudus untuk memeriksa Sudewo.
“Benar, tim KPK berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati. Alhamdulillah, pemeriksaan sudah selesai,” kata Heru di Mapolres Kudus.
Pemeriksaan berlangsung hampir 24 jam, mulai pukul 03.30 WIB hingga setelah Isya. Setelah pemeriksaan selesai, Sudewo langsung dibawa ke Semarang sebelum diberangkatkan ke Jakarta.
Politikus Partai Gerindra itu sempat didemo besar-besaran warga Pati lantaran kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen.
Penyidik KPK keluar dari Polres Kudus sekitar pukul 00.00 WIB. Sudewo yang mengenakan masker dan topi hitam tampak digelandang penyidik antirasuah menuju mobil.
OTT di Pati dilakukan KPK pada Minggu (18/1/2026) yang diduga berkaitan dengan transaksi pidana korupsi terkait pengisian perangkat desa. Operasi awal menyasar rumah Camat Jaken Tri Agung Setiawan sekitar pukul 22.00 WIB.
KPK mengamankan Camat Jaken beserta sejumlah kepala desa dan perangkat desa. Tri Agung Setiawan termasuk yang diperiksa intensif oleh penyidik KPK di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang.


