Jakarta – Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rizal Fadillah mengingatkan Eggi Sudjana terkait penggunaan analogi keagamaan dalam pernyataan politiknya.
Rizal menilai pernyataan Eggi Sudjana yang menganalogikan pertemuannya dengan Joko Widodo (Jokowi) sebagai peristiwa Nabi Musa dan Harun menghadapi Firaun tidak tepat dan berbahaya.
“Ini analogi yang keliru dan bisa masuk wilayah penistaan agama. Kisah Musa dan Harun adalah perintah langsung dari Allah dengan misi membebaskan Bani Israil dari penindasan, bukan negosiasi personal atau kepentingan hukum,” ujar Rizal dalam perbincangan di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Kamis (15/1/2026).
Rizal yang kini telah dipecat Eggi Sudjana dari TPUA mengatakan penggunaan dalil keagamaan untuk membenarkan langkah politik atau kepentingan pribadi justru mencederai nilai agama itu sendiri. Ia mengingatkan bahwa tafsir yang tidak tepat dapat menyesatkan umat dan memicu konflik.
“Bisa berpotensi menista agama jika didalami,” katanya.
Sebelumnya, Eggi Sudjana bersama Damai Hari Lubis menemui Jokowi di kediamannya di Gang Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis sore (8/1/2026).
Rizal Fadillah saat ini berstatus sebagai tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu.


