Kabar keren datang dari Kepulauan Riau (Kepri)! Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri ngumumin kalau ekonomi daerah ini jadi yang tumbuh paling tinggi se-Indonesia. Hebatnya lagi, inflasi alias kenaikan harga barang tetap aman di bawah 3 persen.
Kabar ini disampaikan langsung sama Kepala BI Kepri, Ronny Widijarto, di acara Kepri Economic Forum 2025 yang digelar di Grand Mercure Batam Center, Selasa (4/11/2025).
“Kombinasi pertumbuhan tinggi dan inflasi stabil itu langka banget di tengah ekonomi global yang lagi nggak pasti. Kepri bisa jaga dua-duanya,” kata Ronny bangga.
Fokus ke Ekonomi Biru
Forum ini juga jadi ajang buat ngebahas laporan ekonomi Kepri 2025 yang ngusung tema “Unlocking Kepri’s Inclusive Growth Through the Blue Economy” alias “Buka Potensi Pertumbuhan Inklusif Kepri Lewat Ekonomi Biru.”
Buat yang belum tahu, ekonomi biru itu konsep pembangunan yang ngandelin potensi laut dan maritim, tapi tetap ramah lingkungan. Jadi bukan cuma soal tangkap ikan aja, tapi juga soal pariwisata bahari, pengolahan hasil laut, sampai infrastruktur maritim yang berkelanjutan.
Data yang Bikin Bangga
Kepri jadi penghasil ikan tangkap laut ke-7 terbesar di Indonesia, dengan produksi 339,3 ribu ton di 2024.
- Perikanan budidaya juga naik terus, tembus 39,9 ribu ton.
- Konsumsi ikan per kapita di Kepri tinggi banget: 69,64 kg per orang per tahun!
- Batam masih jadi mesin utama ekonomi lewat sektor manufaktur dan ekspor produk elektronik serta logam.
Tantangan dan Peluang
Tapi bukan berarti tanpa PR. BI nyatain kalau 70% pelaku usaha olahan ikan di Kepri masih skala mikro-kecil, dan banyak bahan baku masih impor.
Di sisi lain, investasi asing (FDI) sempat melambat, tapi investasi lokal (DDI) justru naik, terutama di Batam yang mencatat Rp 17,2 triliun DDI dan USD 1,4 miliar FDI.
Langkah Lanjut
BI siap kasih boost lewat kebijakan baru:
Mulai Desember 2025, insentif kredit buat sektor pertanian, manufaktur, perdagangan, UMKM, dan sektor hijau bakal naik sampai 5,5%.
Selain itu, Kepri juga lagi disiapin jadi pusat hilirisasi rumput laut nasional. Produksinya naik jadi 15,86 ribu ton di 2024, dan ada 77 unit cold storage buat jaga kualitas ikan biar nggak cepat rusak.
Buat Anak Muda Kepri
Buat Gen Z yang tinggal di daerah kepulauan, ini sinyal kuat: masa depan ekonomi laut tuh bukan cuma soal nelayan, tapi juga startup kelautan, eco-tourism, dan inovasi pangan laut.
BI pengin pertumbuhan Kepri bukan cuma tinggi di angka, tapi juga inklusif — biar semua kalangan, termasuk anak muda, bisa ikut ngerasain manfaatnya.
Keren banget kan? Kepri bukan cuma kuat di sektor industri, tapi juga siap jadi ikon ekonomi biru Indonesia. Jadi, siapa nih yang siap nyemplung ke dunia bisnis maritim?


