Jakarta – Proyek mobil nasional (mobnas) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto makin kelihatan jalannya. Anggota Komisi VIII DPR, Kaisar Abu Hanifah, bilang ekosistem industri otomotif Indonesia sebenarnya sudah mumpuni banget buat mewujudkan mobil nasional.
“Gue optimis Indonesia bakal punya mobnas. Ini bukti nyata kepedulian Presiden Prabowo untuk bikin Indonesia punya daya saing global di dunia otomotif,” kata Kaisar di Jakarta, Selasa (18/11/2025).
Kaisar menilai political will dari pemerintah jadi modal besar. Regulasi dan kebijakan bakal jadi kunci biar proses produksi enggak molor.
Ia yakin target Presiden Prabowo yang pengin produksi mobnas dimulai 2027 bakal kejadian.
Kaisar juga nyebut ekosistem industri otomotif Indonesia udah masuk kategori matang. Data Gaikindo nunjukin penjualan mobil sepanjang 2024 tembus 960 ribu unit, sedangkan ekspornya sekitar 520 ribu unit. Angka segini bikin Indonesia jadi salah satu basis produksi terbesar di ASEAN.
“Dari industri, supply chain, SDM, sampai manufaktur—semuanya udah siap. Indonesia udah waktunya punya mobnas sendiri,” ujarnya.
Pindad Jadi Motor Utama Proyek
PT Pindad dipilih jadi pengembang mobil nasional. Rekam jejaknya bukan kaleng-kaleng: ada Anoa, Badak, Komodo, Medium Tank Harimau, sampai MV3 Maung yang dipakai TNI–Polri.
Dengan pengalaman itu, Kaisar yakin mobnas bisa diwujudkan, tapi tetap perlu dukungan semua pihak biar lancar tanpa drama.


