Nama Gubernur Riau, Abdul Wahid, lagi ramai banget dibahas setelah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Senin, 3 November 2025. Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini disebut ikut diamankan bersama sembilan orang lainnya dalam operasi antikorupsi tersebut.
Penangkapan Abdul Wahid langsung bikin publik penasaran — terutama soal seberapa tajir sih sebenarnya sang gubernur?
Dari data di situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total harta yang dilaporkan Abdul Wahid terakhir kali (31 Maret 2024 untuk periode 2023) mencapai Rp4,8 miliar. Angka itu tergolong kecil kalau dibandingin sama pejabat-pejabat lain yang sering muncul di berita soal korupsi.
Mayoritas hartanya ada di properti, berupa 12 bidang tanah dan bangunan senilai Rp4,9 miliar, yang tersebar di Pekanbaru, Indragiri Hilir, Kampar, dan Jakarta Selatan.
Selain itu, ia punya dua mobil, yakni, Toyota Fortuner 2016 (Rp400 juta) dan Mitsubishi Pajero 2017 (Rp380 juta).
Dari sisi tabungan dan kas, nilainya sekitar Rp621 juta, tapi dia juga masih punya utang Rp1,5 miliar. Jadi kalau dihitung bersih, kekayaannya tinggal Rp4,8 miliar.
Untuk kamu ketahui, sebelum jadi gubernur, Abdul Wahid sempat jadi Anggota DPR RI (2019–2024) dan juga Ketua Fraksi PKB di DPRD Riau selama 10 tahun.
KPK sendiri belum merinci kasus apa yang bikin Wahid kena OTT, tapi Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto sudah mengonfirmasi bahwa Abdul Wahid termasuk dalam 10 orang yang diamankan malam itu.
Kasusnya masih dikembangkan — tapi publik udah mulai ramai berspekulasi, terutama karena Wahid dikenal sebagai anak buah Cak Imin, Ketua Umum PKB yang juga lagi jadi sorotan politik nasional.


