Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv Singh meminta dilakukan investigasi dan audit lingkungan menyeluruh untuk mengungkap penyebab longsor di lereng Gunung Burangrang, Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.
“Di luar penanganan darurat, harus ada keberanian untuk mengusut apakah longsor ini dipicu oleh kerusakan lingkungan atau alih fungsi lahan di kawasan rawan. Semua harus dibuka secara transparan kepada publik,” kata Rajiv dalam keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).
Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jabar per Minggu (25/1/2026) mencatat 16 orang meninggal dunia dan 76 warga masih dalam pencarian. Operasi pencarian besar-besaran oleh tim gabungan terus dilakukan di tengah kondisi medan yang rentan.
Legislator Fraksi NasDem dari Dapil Jawa Barat II itu menilai cuaca ekstrem tidak boleh dijadikan satu-satunya alasan di balik bencana. Ia menyebut lemahnya pengawasan tata ruang dan dugaan alih fungsi lahan di kawasan penyangga menjadi faktor krusial yang harus dievaluasi.
Rajiv menegaskan Komisi IV DPR melalui Panitia Kerja Alih Fungsi Lahan akan mengevaluasi seluruh perizinan di wilayah rawan bencana. “Kami di Panja akan mendalami apakah ada penyalahgunaan izin alih fungsi lahan,” ujarnya.
Rajiv memastikan bantuan kemanusiaan dari timnya telah mulai disalurkan kepada warga di pengungsian. Ia meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi akuntabel terkait penyebab longsor.


