Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor di Sumatera telah mencapai 1.016 jiwa hingga Senin (15/12/2025) pukul 00.10 WIB.
Berdasarkan dashboard geoportal penanganan darurat banjir dan tanah longsor BNPB, korban meninggal terbanyak berada di Aceh dengan 424 orang, disusul Sumatera Utara 349 orang, dan Sumatera Barat 243 orang.
Sementara itu, jumlah korban hilang di tiga provinsi tersebut berangsur menurun menjadi 212 orang. Rinciannya, Sumatera Barat dan Sumatera Utara masing-masing 90 orang, serta Aceh 32 orang. Total korban luka di ketiga provinsi mencapai lebih dari 7.600 jiwa.
BNPB melaporkan sebanyak 158.000 rumah warga di 52 kabupaten mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. Kondisi ini menyebabkan ribuan keluarga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Sebanyak 1.200 fasilitas umum turut terdampak, dengan rincian 219 fasilitas kesehatan, 434 rumah ibadah, 290 gedung dan perkantoran, serta 145 jembatan mengalami kerusakan.
Sektor pendidikan juga terdampak signifikan dengan 581 fasilitas pendidikan rusak parah, mengakibatkan terhentinya proses belajar-mengajar di banyak wilayah.


