Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan ambisi besarnya di panggung global. Saat menerima Presiden Brasil Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta (23/10/2025), Prabowo mendorong percepatan pembentukan Indonesia–Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (IM-CEPA) — perjanjian dagang antara Indonesia dan blok ekonomi Amerika Latin.
Untuk diketahui nih, Mercosur adalah blok dagang yang terdiri dari Brasil, Argentina, Paraguay, dan Uruguay. Brasil sendiri jadi pemain utama di dalamnya. Lewat kerja sama ini, Prabowo ingin membuka jalur ekonomi baru lintas benua.
“Saya senang melihat kemajuan hubungan bilateral kita, terutama di bidang ekonomi. Kita akan terus berdialog menuju pembentukan IM-CEPA,” kata Prabowo.
Menurutnya, kerja sama ini bukan cuma soal ekspor-impor, tapi juga strategi memperkuat posisi Indonesia dan Amerika Latin sebagai kekuatan ekonomi baru dunia.
“Saya yakin ini akan mempererat hubungan kita dan membuat ekonomi kedua negara tumbuh lebih besar,” tambahnya.
Sebagai catatan, Indonesia-Mercosur CEPA sudah diluncurkan sejak Desember 2021. Proses negosiasinya terus berjalan, dan pemerintah menargetkan bisa rampung tahun ini—bersamaan dengan beberapa CEPA lain seperti Indonesia-Uni Eropa, Kanada, dan Peru.
Kalau jadi, kerja sama ini bakal jadi peluang besar buat produk-produk Indonesia menembus pasar Amerika Latin. Apalagi, hubungan dagang dengan Brasil lagi naik daun. Data Kementerian Perdagangan mencatat nilai perdagangan RI–Brasil sepanjang Januari–September 2024 naik 24,3% jadi US$ 5,07 miliar. Bahkan ekspor Indonesia ke Brasil melonjak 33% dibanding tahun sebelumnya!
Kerja sama lintas benua ini bisa jadi langkah besar Indonesia menuju era baru perdagangan global — dan jelas, Prabowo ingin Indonesia jadi salah satu pemain utamanya.


