Presiden Prabowo Subianto baru saja nunjukin aksi nyata soal keadilan. Setelah pulang dari kunjungan kerja ke Australia, Prabowo langsung teken surat rehabilitasi buat dua guru asal Luwu Utara — Rasnal dan Abdul Muis Muharram — yang sempat terseret kasus dugaan pungutan dana komite sekolah.
Langkah ini jadi momen penuh haru. Dua guru yang dulu sempat dianggap bersalah, kini resmi dipulihkan hak dan nama baiknya lewat keputusan Presiden.
“Selama seminggu terakhir kami minta petunjuk Presiden untuk memberikan rehabilitasi kepada dua guru dari SMA 1 Luwu Utara,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (13/11/2025).
Kedua guru itu juga hadir langsung di momen bersejarah tersebut. Prabowo terlihat hangat banget — menyapa, bersalaman, dan berfoto bareng mereka sebelum menandatangani berkas rehabilitasi.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bilang, keputusan ini bukan cuma soal hukum, tapi juga tentang mengembalikan martabat para pendidik.
“Dengan diberikannya rehabilitasi, harkat, martabat, dan hak-hak kedua guru dipulihkan,” tegasnya.
Kasus ini sendiri udah terjadi sekitar lima tahun lalu. Waktu itu, sekolah mencoba bantu guru honorer yang belum digaji 10 bulan dengan iuran sukarela Rp20 ribu dari orang tua siswa. Tapi kebijakan itu malah dilaporin ke polisi sama LSM, dan dua guru jadi tersangka.
Sekarang, berkat keputusan Presiden, semua luka masa lalu itu resmi ditutup.
Nama baik Rasnal dan Abdul Muis udah dipulihkan sepenuhnya.
Langkah ini bikin warganet ramai kasih respect — banyak yang bilang, “Akhirnya keadilan buat para guru datang juga.”


