Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kasih update soal revisi aturan penyaluran pinjaman buat koperasi desa/kelurahan merah putih. Katanya, revisi PMK Nomor 49 Tahun 2025 itu sudah hampir selesai, dan kelar minggu depan.
“Aku cek, minggu depan harusnya udah selesai,” kata Purbaya, Senin (17/11/2025).
Revisi ini bakal mengatur mekanisme pencairan pinjaman PT Agrinas Pangan Nusantara lewat bank-bank Himbara. Pemerintah juga menjamin pembayaran cicilan sampai Rp40 triliun per tahun selama enam tahun, jadi bank nggak perlu insecure soal risiko.
“Kami udah kasih syarat ke Himbara: utang itu bakal diganti pemerintah. Jadi nggak usah takut, perbankan aman, risiko nggak nambah,” jelas Purbaya.
Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono juga cerita kalau pembangunan fisik gerai koperasi desa lagi ngebut banget. Sekarang sudah ada 7.923 titik yang mulai dibangun. Dana termin pertama hampir Rp600 miliar juga udah turun buat uang muka pembangunan gerai, gudang, sampai perlengkapan koperasi.
Pemerintah ngejar target gede:
- November: data tanah masuk ditargetin tembus 40.000 bidang, dengan 20.000 titik mulai dibangun.
- Desember: target lokasi pembangunan naik jadi 40.000–50.000 titik.
- Maret 2026: semua pembangunan fisik ditargetin selesai total.
Programnya gaspol, nih. Tinggal tunggu revisi PMK rampung dan eksekusi makin ngebut.


