Fenomena “Rohana” alias rombongan hanya nanya dan “Rojali” alias rombongan jarang beli ternyata masih kuat banget di kalangan masyarakat kelas menengah Indonesia. Survei terbaru dari lembaga riset KedaiKOPI (14–19 Oktober 2025) menunjukkan, 3 dari 5 orang kelas menengah mengaku masih sering jadi “Rojali” saat main ke mal.
Dari total 932 responden, 86,6 persen bilang mereka pernah ke mal atau toko tapi nggak beli apa-apa. Alasannya? Mayoritas cuma pengin healing atau jalan-jalan aja. Sisanya bilang harga barang sekarang makin mahal, promo juga makin jarang.
“Mal sekarang lebih dilihat sebagai tempat rekreasi ketimbang tempat belanja. Tapi faktor harga dan minimnya promo juga bikin orang akhirnya cuma cuci mata,” kata peneliti KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah.
Menurut KedaiKOPI, kelompok kelas menengah yang disurvei punya penghasilan sekitar Rp3 juta–Rp6 juta per bulan setelah pajak, dengan pengeluaran per kapita antara Rp2 juta–Rp9,9 juta.
Tren “Rohana-Rojali” ini jadi cerminan kalau gaya hidup kelas menengah lagi banyak berubah. Nongkrong di mal tetap jalan, tapi dompet makin dijaga ketat. Belanja? Nanti dulu, lihat diskonnya dulu aja!


