Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) Kepulauan Riau (Kepri) makin serius menekan pengiriman pekerja migran ilegal ke luar negeri. Dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, tim ini menggandeng banyak pihak — mulai dari pemerintah daerah, BP2MI, Imigrasi, hingga instansi terkait lainnya.
“Satgas ini rutin kami evaluasi, karena Kepri sangat rawan jadi jalur keluar pekerja ilegal,” jelas Asep, yang juga menjabat Koordinator Harian Satgas TPPO.
Menurut Asep, kondisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura sering dimanfaatkan oleh jaringan pengirim pekerja migran ilegal. Meski angka kasus TPPO mulai menurun, masih ada saja oknum yang nekat mengirim pekerja tanpa izin resmi.
Untuk menekan praktik ini, Satgas TPPO Kepri aktif menindak para pelaku, mulai dari tekong hingga kelompok pendukungnya. Polisi juga gencar menyelamatkan korban dan memastikan mereka bisa pulang ke keluarga dengan aman.
Asep menekankan, pencegahan harus dimulai dari daerah asal pekerja migran. “Pemerintah daerah harus aktif mengingatkan warganya supaya tidak mudah tergiur janji manis calo,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mendorong BP2MI dan Imigrasi untuk memperketat verifikasi dokumen keberangkatan. “Kita nggak mau ada lagi warga Indonesia yang ditipu, disiksa, atau nggak dibayar di luar negeri,” tambahnya.
Satgas TPPO Kepri juga terus melaporkan hasil kerja mereka ke Mabes Polri — bukan cuma soal penindakan, tapi juga edukasi, pencegahan, dan kerja sama lintas instansi.
“Satgas ini bukan cuma milik Polri, tapi kerja bareng semua pihak,” ujar Asep.
Dalam rapat terakhir, Asep mengajak BP2MI, Dinas Tenaga Kerja, dan Pemprov Kepri untuk memperkuat koordinasi. “Semua harus satu suara: setiap keberangkatan pekerja migran harus legal, tercatat, dan dilindungi negara,” pungkasnya.
So, kalau kamu atau orang terdekatmu mau kerja ke luar negeri, pastikan lewat jalur resmi, ya! Jangan gampang percaya sama iming-iming “berangkat cepat” atau “tanpa biaya” dari orang yang nggak jelas. Negara udah siap bantu lewat BP2MI dan Satgas TPPO biar kamu tetap aman dan terlindungi.


