Presiden AS Donald Trump bikin heboh lagi. Dalam pernyataannya, Trump bilang kalau pemerintahnya serius mempertimbangkan serangan darat ke wilayah Venezuela buat ngincer kartel narkoba.
Selama ini, AS sudah ngebabat kapal-kapal penyelundup narkoba di laut Karibia. Trump mengaku operasi lautnya sukses besar. Jadi, sekarang fokusnya geser ke darat.
“Kita tentu saja sedang mempertimbangkan serangan darat sekarang, karena kita telah mengendalikan laut dengan sangat baik,” kata Trump di Gedung Putih.
Serangan terbaru dilakukan Selasa (14/10). Militer AS bombardir kapal yang dicurigai bawa narkoba dan menewaskan enam orang tersangka. Menurut Trump, kapal itu terkait jaringan teroris narkotika internasional (tapi dia nggak kasih detail organisasi mana).
Dalam beberapa minggu terakhir, AS udah lima kali menyerang kapal penyelundup narkoba di Karibia. Totalnya, 27 orang tewas 😬
Selain kapal perang dan marinir, AS juga ngirim jet tempur F-35 ke Puerto Rico dan satu kapal selam nuklir buat memperkuat operasi ini.
Tapi… banyak pakar hukum internasional meragukan legalitas aksi tembak di perairan internasional terhadap tersangka yang belum ditangkap atau diinterogasi.
Sementara itu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro bilang AS cuma cari-cari alasan buat ngejatuhin dia. Washington bahkan naikin imbalan info penangkapan Maduro jadi US$ 50 juta.


