Kota Batam lagi disorot KPK nih! Tim Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru aja datang ke Batam buat ngecek dan evaluasi kinerja pemerintahan daerah. Kedatangannya disambut langsung sama Wali Kota Batam, Amsakar.
Nah, kata Amsakar, ada tiga hal utama yang dibawa tim KPK. Pertama, mereka mau pastiin proyek-proyek strategis kota tetap on track. Kedua, nyampein hasil Monitoring, Controlling, and Prevention alias MCP. Dan ketiga, laporan soal Survei Penilaian Integritas (SPI).
“Mereka emang datang buat ketemu langsung sama para pimpinan daerah dan penyelenggara pemerintahan,” kata Amsakar.
Batam Juara MCP, Tapi SPI-nya Jomplang
Amsakar dengan bangga ngumumin kalau Batam dapet skor MCP tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. “Alhamdulillah, MCP kita terbaik di Kepri,” ujarnya.
Tapi… di sisi lain, hasil SPI-nya justru bikin garuk kepala. Tahun 2024, skor SPI Batam malah paling rendah se-Kepri. Padahal penilaian SPI ini datang dari tiga sisi: internal (pemerintah sendiri), eksternal (masyarakat), dan expert (kayak BPK, pengacara, atau lembaga audit lainnya).
Yang bikin bingung, penilaian internal dan eksternal Batam udah oke banget, tapi dari kalangan expert malah jeblok banget. “Saya juga heran, kok MCP kita paling tinggi, dua item SPI bagus, tapi dari expert malah rendah banget,” curhat Amsakar.
Masalahnya di Persepsi?
Menurut Amsakar, perbedaan hasil itu bisa jadi gara-gara faktor persepsi. Katanya, bisa aja para penilai punya pengalaman atau cerita lama yang belum kelar, jadi pandangannya ke Batam masih “berawan”.
“Persepsi itu kan di kepala orang. Mungkin aja masih ada cerita-cerita lama yang belum selesai, dan akhirnya numpuk jadi nilai rendah,” jelasnya.
Bahan Evaluasi Serius
Amsakar bilang, perbedaan tajam antara hasil MCP dan SPI ini jadi PR besar buat Pemko Batam. Ke depannya, mereka bakal fokus biar tata kelola pemerintahan makin transparan dan kredibel.
“Satu sisi MCP kita luar biasa bagus, tapi SPI-nya bikin kita harus evaluasi total. Ini jadi bahan introspeksi buat perbaikan,” tegasnya.
FYI, KPK datang ke Batam Kamis (16/10/2025) buat rapat koordinasi dan evaluasi Monitoring Center for Prevention (MCP) 2025. Agenda ini bagian dari komitmen bareng-bareng buat memperkuat tata kelola pemerintahan dan cegah korupsi di daerah.


