Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mampir ke gedung KPK hari ini, Kamis (16/10/2025). Tapi bukan karena masalah hukum, melainkan buat diskusi soal lahan terbengkalai RS Sumber Waras yang sudah gak keurus sejak 2014.
Pramono bilang, sekarang nilai tanah di Sumber Waras makin tinggi dibanding saat kasus ini dulu heboh. Makanya, Pemprov DKI ingin lahan itu dimanfaatkan ulang buat bangun rumah sakit yang benar-benar berguna buat warga.
“Kami berkonsultasi ke KPK agar tanah tersebut bisa dimanfaatkan untuk rumah sakit,” kata Pramono di KPK, Jakarta Selatan.
Selain soal lahan, Pramono juga buka peluang kerja sama bareng KPK buat pencegahan korupsi di lingkungan Pemprov. Fokusnya lebih ke langkah preventif dan transparansi.
Dari pihak KPK, Direktur Koordinasi & Supervisi Wilayah II, Bahtiar Ujang Purnama, menjelaskan kalau penyelidikan kasus Sumber Waras udah dihentikan tahun 2023 karena gak cukup bukti. Tapi, KPK siap bantu Pemprov dalam proses pemanfaatan lahan itu biar asetnya bisa hidup lagi dan dipakai masyarakat.
“Pak Gubernur tadi menyampaikan rencana lahan itu bakal jadi rumah sakit tipe A. Kami akan dampingi,” ujar Bahtiar.
Rencananya, proses pemanfaatan lahan bakal segera jalan, dengan KPK ikut ngawasin supaya semua langkahnya transparan dan gak ada drama korupsi.


