Kudus – Kemarahan warga meledak saat Bupati Pati Sudewo digelandang dari Polres Kudus menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Rabu dini hari (20/1/2026).
Teriakan keras warga pecah saat Sudewo digelandang petugas antirasuah usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).
“Koruptor, malang-malang putung wayahe Sudewo digulung (yang menghalang-halangi jalan harus disingkirkan, waktunya Sudewo dilengserkan). Woi koruptor!” teriak warga dengan nada geram, sesaat setelah Sudewo dimasukkan ke dalam mobil.
Sudewo sebelumnya menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK di Polres Kudus hampir 24 jam. Usai pemeriksaan, Sudewo langsung dibawa penyidik KPK ke Semarang sebelum digelandang ke Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut.
Penyidik KPK mulai meninggalkan Polres Kudus dini hari sekitar pukul 00.00 WIB. Terlihat lebih dulu seorang penyidik berpakaian sipil keluar membawa satu koper dan memasukkannya ke dalam mobil hitam yang sudah terparkir.
Tak berselang lama, Sudewo muncul dari dalam gedung pemeriksaan. Mengenakan masker dan topi, Sudewo memilih bungkam dan langsung masuk ke dalam mobil tanpa memberikan pernyataan.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo membenarkan tim KPK menggunakan fasilitas ruang pemeriksaan di Polres Kudus untuk memeriksa Bupati Pati.
“Benar hari ini dari tim KPK telah berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati, dan alhamdulillah sudah selesai,” kata Heru tak lama setelah tim KPK dan Sudewo meninggalkan Mapolres.
Pemeriksaan berlangsung hampir 24 jam pada Selasa (19/1/2026), mulai pukul 03.30 WIB hingga setelah Isya.
Politikus Partai Gerindra itu sempat didemo besar-besaran warga Pati karena menaikkan Pajak Bumi Bangunan (PBB) hingga 250 persen.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan rombongan dari Pati diperkirakan tiba di Gedung Merah Putih KPK pagi ini antara pukul 08.00-09.00 WIB.
“Untuk rombongan Pati estimasi tiba di K4 pagi ini jam 8 atau 9,” ujar Budi.


