Jakarta – Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, mendapat apresiasi dari diaspora Indonesia.
Mahasiswa magister ETH Zurich, Alvin Wihono, yang hadir di Davos memandang Prabowo berhasil memperlihatkan sosok pemimpin dengan visi jangka panjang.
“Menurut saya, Pak Prabowo adalah sosok yang memiliki mimpi besar,” kata Alvin, Sabtu (24/1/2026).
Alvin menilai kehadiran Presiden Prabowo di Davos menjadi langkah strategis Indonesia di mata dunia dan momen penting yang mencerminkan harapan generasi muda terhadap arah masa depan Indonesia.
Dalam forum ekonomi global tersebut, Prabowo menegaskan supremasi hukum sebagai fondasi utama iklim investasi dan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat kepercayaan investor.
“Tidak akan ada iklim investasi tanpa kepastian penegakan hukum yang adil. Tidak seorang pun akan datang untuk berinvestasi di negara yang tidak taat hukum atau memiliki tradisi hukum yang meragukan,” tegas Prabowo.
Presiden juga menyampaikan komitmen pemerintah menegakkan hukum tanpa pandang bulu dan menempatkan hukum di atas segala kepentingan.
“Kami bertekad memerangi korupsi ini secara langsung. Ini tantangan, tidak banyak orang yang percaya kita bisa melakukannya, tetapi kita tidak punya pilihan. Saya telah dilantik, saya telah disumpah untuk menegakkan konstitusi dan supremasi hukum,” tegas Prabowo.


