Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Eva Monalisa menyoroti pentingnya kepastian regulasi dan keselarasan kebijakan pusat-daerah untuk menjaga keberlanjutan industri air minum dalam kemasan (AMDK) dan stabilitas iklim investasi nasional.
Eva mengatakan kepastian hukum merupakan faktor utama bagi keberlangsungan investasi di sektor AMDK yang menyerap sekitar 2 juta tenaga kerja di seluruh rantai nilai.
“Untuk investasi jangan sampai mereka tidak mendapat kepastian hukum dan regulasinya juga tidak berganti-ganti,” kata Eva dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Ia mengingatkan perbedaan pendekatan kebijakan di tingkat daerah dapat memicu ketidakpastian bagi pelaku usaha.
“Kepastian hukum yang tumpang tindih ini juga menyulitkan mereka yang akan investasi, akhirnya mereka wait and see,” ujarnya.
Eva meminta kebijakan pemerintah daerah selaras dengan regulasi nasional agar tidak menimbulkan perbedaan interpretasi di lapangan. Pemerintah juga diminta proaktif merespons isu yang berkembang agar tidak memengaruhi persepsi terhadap iklim investasi.
“Jika ada isu dari satu perusahaan terkait industri investasi, harus di-counter langsung oleh pemerintah dan juga oleh perusahaan itu,” tegasnya.
Eva menekankan pentingnya akurasi informasi saat terjadi inspeksi atau pemeriksaan perusahaan.
“Harus benar-benar memberikan informasi sesuai dengan apa yang ditemukan,” katanya.
Menurut Eva, kepastian regulasi, harmonisasi kebijakan, dan komunikasi publik yang akurat merupakan kunci menjaga keberlanjutan industri AMDK sekaligus memperkuat kepercayaan investor.


