Jakarta — Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mengklaim setidaknya ada delapan spesimen ijazah milik mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang beredar sejak isu ijazah palsu mencuat.
“Joko Widodo yang mengaku punya ijazah S1 Kehutanan UGM, malah belum pernah sekalipun memperlihatkan ijazahnya sendiri,” tulis Dokter Tifa melalui akun X pribadinya, dikutip Selasa, 24 Februari 2026.
Dokter Tifa merinci spesimen pertama dikeluarkan oleh Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada pada 20 Oktober 2022. Setelahnya, tujuh spesimen lain menyusul, yakni dari kader PSI Dian Sandi pada 1 April 2025, dari Dirtipidum Bareskrim Polri pada 22 Mei 2025, dari Anto selaku adik ipar Jokowi pada tanggal yang sama, serta dari Polda Metro Jaya pada 15 Desember 2025 yang hanya diperlihatkan kepada peserta gelar perkara khusus selama lima menit.
Tiga spesimen terakhir disebut berasal dari KPU Pusat versi 2014 dan 2019 yang muncul pada Januari 2026, serta dari KPU Surakarta versi 2005 dan 2010 yang beredar pada Februari 2026.
Dokter Tifa mempertanyakan alasan Jokowi membutuhkan delapan pihak berbeda untuk menunjukkan ijazahnya. Ia juga menyebut polemik ijazah tersebut telah berujung pada penahanan dua warga negara Indonesia.


