Tehran — Iran melancarkan serangan rudal ke kilang minyak di kota Haifa, Israel, pada Sabtu malam, 7 Maret 2026, sebagai balasan atas serangan terhadap infrastruktur energi Iran oleh Amerika Serikat dan Israel.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam pernyataan resmi menyatakan kilang Haifa dihantam menggunakan rudal Kheibarshekan, dikutip dari kantor berita Sepah News.
Pada waktu bersamaan, National Iranian Oil Refining and Distribution Company melaporkan sejumlah depot minyak di Provinsi Tehran dan Provinsi Alborz terkena rudal hingga memicu kebakaran. Tim pemadam kebakaran masih berupaya mengendalikan api. Ledakan besar juga terdengar di berbagai bagian ibu kota Tehran ketika gelombang serangan baru kembali terjadi pada malam yang sama.
Konflik ini bermula pada 28 Februari 2026 ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan ke Tehran dan sejumlah kota lain di Iran. Serangan itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei beserta sejumlah anggota keluarganya, komandan militer senior, dan warga sipil.
Iran kemudian membalas melalui beberapa gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.


