Lingga – Dinas Perikanan Kabupaten Lingga bersama Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melakukan pembinaan budidaya rumput laut di Desa Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga.
Program yang berjalan di bawah TIM KEBULA Marine Bioeconomy Initiative ini bertujuan menjadikan Pulau Lalang sebagai lokasi percontohan budidaya rumput laut sekaligus penggerak ekonomi masyarakat pesisir setempat.
Saat ini, sebanyak 60 warga yang tergabung dalam 6 kelompok pembudidaya telah aktif terlibat. Dari jumlah itu, 20 perempuan bertugas sebagai pemasang bibit dan 40 laki-laki mengelola budidaya di laut.
Lahan budidaya yang semula hanya 1 hektar dengan bibit 2,5 ton kini telah berkembang menjadi 5 hektar dengan total bibit 10 ton. Pada 2026, luas lahan ditargetkan mencapai 20 hektar dengan proyeksi produksi rumput laut basah sebesar 50 hingga 60 ton.
Program ini mencakup tiga aspek utama: penggunaan bibit bersertifikat, pendampingan teknis budidaya, serta penguatan akses pasar agar hasil produksi dapat terserap industri secara langsung.


