Beijing — Apple menurunkan tarif komisi App Store untuk pasar China daratan mulai 15 Maret 2026. Kebijakan yang berlaku untuk platform iOS dan iPadOS itu diambil setelah Apple menggelar diskusi dengan regulator setempat, yang diduga adalah State Administration for Market Regulation (SAMR) — lembaga yang sebelumnya dikabarkan tengah mempertimbangkan investigasi antimonopoli terhadap App Store.
Dalam skema baru ini, komisi untuk transaksi standar In-App Purchase dan aplikasi berbayar diturunkan dari 30 persen menjadi 25 persen. Sementara pengembang yang tergabung dalam App Store Small Business Program dan Mini Apps Partner Program mendapat potongan lebih besar, dari 15 persen menjadi 12 persen. Tarif yang sama juga berlaku untuk langganan yang diperpanjang otomatis setelah tahun pertama.
“Kami berkomitmen pada ketentuan yang tetap adil dan transparan bagi semua pengembang,” tulis Apple dalam pernyataan resminya, Jumat (14/3/2026). Perusahaan juga menegaskan tarif yang diterapkan di China tidak akan lebih tinggi dari pasar lainnya.
Mengutip laporan Economic Daily, media milik pemerintah China, pemangkasan komisi ini diperkirakan dapat menghemat biaya tahunan pengembang lokal hingga 6 miliar yuan atau setara 873 juta dolar AS.
Apple menyatakan pengembang tidak perlu menandatangani persyaratan baru sebelum batas waktu 15 Maret untuk langsung mendapatkan manfaat dari perubahan tarif tersebut.


