Jakarta — Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugianto menyatakan Kementerian HAM akan mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional khusus disabilitas intelektual, Pesonas 2026, di Kupang, NTT, serta Special Olympics World Summer Games (SOWSG) di Santiago, Chile.
“Kami akan ikut menggalang dukungan dari semua sektor pemerintah maupun swasta. Jangan lagi ada stigma dan diskriminasi di Indonesia,” kata Mugianto di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.
Mugianto juga mengapresiasi langkah Gubernur NTT Melkiades Lakalena yang bersedia memfasilitasi penyelenggaraan Pesonas di wilayahnya. Sebelumnya, Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria juga telah menyatakan dukungan serupa untuk kedua ajang tersebut.
Pesonas dijadwalkan berlangsung 13–17 Oktober 2026 di Kupang, sementara SOWSG digelar 12–26 Oktober 2027 di Santiago. Untuk menyukseskan keduanya, Special Olympics Indonesia (SOina) akan menggelar Gala Dinner pada Mei 2026 di Aula RRI Jakarta guna penggalangan dana dan promosi atlet bertalenta khusus.
Sebagai informasi, Indonesia telah menetapkan kerangka hukum perlindungan penyandang disabilitas melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016, yang menjadi dasar pembentukan Komisi Nasional Disabilitas (KND). UU tersebut kemudian dijabarkan dalam sembilan Peraturan Pemerintah, antara lain mewajibkan instansi pemerintah mempekerjakan minimal 2 persen penyandang disabilitas dari total pegawai, dan 1 persen untuk sektor swasta.
Mugianto menegaskan regulasi ini menandai pergeseran paradigma dalam memandang disabilitas — dari pendekatan karitatif menuju berbasis hak asasi manusia. Di bidang olahraga, keberadaan ajang nasional bagi penyandang disabilitas intelektual dinilainya sebagai kemajuan yang dimulai sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo.


