Batam – International Graffiti Festival 2026 bertajuk “Wave of Wall” akan diselenggarakan pada 11–12 April 2026 di basement Nagoya City Walk, Batam. Festival ini menghadirkan puluhan seniman graffiti dari berbagai negara untuk mengubah ruang publik kota menjadi karya seni visual.
Penanggung jawab acara, Agung, menyatakan festival ini bertujuan mentransformasi dinding-dinding kota industri menjadi medium ekspresi terbuka yang dapat dinikmati masyarakat luas.
Sejumlah seniman internasional yang telah dikonfirmasi hadir antara lain Potinword dari Prancis, Kadirmersoy dari Turki, Bongster dari India, Kart dan Stranger dari Singapura, serta 3top dan Khun dari Thailand. Seniman dalam negeri yang turut berpartisipasi mencakup Reaz dari Yogyakarta, Mine dari Kebumen, Lambok dari Medan, serta Stepone, Froston, dan Wepz sebagai perwakilan Batam.
Pada hari pertama, kegiatan meliputi graffiti jamming, uji coba spray painting, pameran seni, serta penampilan musik dan DJ. Hari kedua diisi graffiti games, skateboard games, dan talkshow.
Festival ini juga menghadirkan live painting pada media mobil, area thrifting, serta pertemuan komunitas sepeda, Vespa, dan motor kustom.
Koordinator acara, Etek, menyatakan pihaknya berharap festival ini menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dan menempatkan Batam dalam peta seni urban dunia.


