Bintan — Dari 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Bintan, baru 7 yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal itu terungkap dalam audiensi evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) antara Pemerintah Kabupaten Bintan dan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Pekanbaru, Kamis, 21 Mei 2026, di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan.
Pertemuan dipimpin Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Bintan, Panca Azdi Goena, mewakili Bupati Bintan. Turut hadir Satgas MBG, unsur kecamatan, dan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN).
Selain evaluasi sertifikasi, pertemuan membahas mekanisme distribusi, pengawasan mutu pangan, dan progres pembangunan SPPG di wilayah terpencil, meliputi Kecamatan Mantang, Teluk Bintan, Tambelan, dan Bintan Pesisir.
Panca menyatakan Pemkab Bintan mendukung penuh program tersebut. “Kita berharap melalui koordinasi dan sinergi yang baik, program ini dapat berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah sebagai generasi penerus daerah,” ujarnya.
Kepala KPPG Pekanbaru, Syartiwidya, menyebut evaluasi ini penting untuk memastikan program berjalan sesuai standar. “Kami berharap sinergi dan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Bintan terus diperkuat, terutama dalam pengawasan mutu pelayanan, pemenuhan standar kesehatan, dan percepatan pembangunan SPPG,” katanya.


