Jakarta – Pengamat politik Adi Prayitno menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung kemungkinan reshuffle terhadap Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) hanyalah candaan untuk mencairkan suasana, bukan sinyal pergantian kabinet.
“Itu bercanda biasa. Sangat tak mungkin Zulhas di-reshuffle,” ujar Adi Prayitno, Direktur Parameter Politik Indonesia, Minggu (24/5/2026).
Pernyataan Prabowo tersebut dilontarkan saat acara panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, di mana Presiden menyinggung soal kemungkinan reshuffle di tengah insiden Zulhas yang salah menyebut nama desa dalam laporannya.
Menurut Adi, posisi Zulhas sebagai Ketua Umum PAN menjadikan hubungan politiknya dengan Prabowo sangat solid. PAN dinilai sebagai salah satu partai paling loyal mendukung Prabowo sejak 2014.
“Apapun judulnya, Zulhas sebagai Ketum PAN paling loyal dan setia ke Prabowo sejak 2014 lalu. Dan prestasi sebagai menko dalam banyak hal dianggap sukses,” katanya.
Insiden salah penyebutan nama desa oleh Zulhas sempat memicu kritik dari warganet yang menilai kesalahan tersebut seharusnya tidak terjadi mengingat agenda kunjungan presiden telah dipersiapkan secara matang. Sejumlah komentar bahkan mempertanyakan akurasi laporan-laporan lain yang disampaikan Zulhas kepada Presiden.
Namun Adi menepis kekhawatiran itu. Menurutnya, kesalahan penyebutan nama desa bukan persoalan substansial dan tidak dapat dijadikan dasar untuk meragukan keseluruhan kinerja Menko Pangan.
“Kesalahan nama desa begitu bukan yang substansial,” pungkasnya.


