Jakarta — Iran memperingatkan bahwa seluruh kedutaan besar Israel di berbagai negara akan menjadi target serangan jika Israel menyerang kedutaan Iran di Beirut, Lebanon.
Ancaman itu disampaikan juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, pada Rabu (4/3/2026), merespons ancaman Israel yang disebut akan menargetkan fasilitas diplomatik Iran di Lebanon.
“Jika Israel menyerang kedutaan Iran, maka semua kedutaan rezim ini di seluruh dunia akan menjadi target yang sah,” kata Shekarchi, dikutip dari The Jerusalem Post, Kamis (5/3/2026).
Shekarchi menuduh Israel selama ini tidak memiliki batasan dalam operasi militernya, sementara Iran mengklaim masih berusaha menghormati hukum internasional. Ia menegaskan bahwa serangan terhadap fasilitas diplomatik Iran di Lebanon akan dianggap sebagai kejahatan dan memberi alasan sah bagi Iran untuk melancarkan serangan balasan.
Ia juga menegaskan bahwa permusuhan Iran hanya tertuju pada AS dan Israel. “Selain Amerika Serikat dan Israel, Republik Islam Iran tidak memiliki konflik atau permusuhan dengan negara lain di dunia,” ujarnya.
Shekarchi menambahkan bahwa Teheran bertekad menghadapi Israel dan para pendukungnya, termasuk Amerika Serikat, dan tidak akan mundur dari sikap tersebut.


