Batam — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan angka kemiskinan di Batam turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun dari 7,68 persen pada 2024 menjadi 7,57 persen pada 2025. Data itu dipaparkan Amsakar di hadapan tim penilai dari kementerian, media, dan akademisi.
Amsakar menyebut tingginya TPT disebabkan oleh pertumbuhan penduduk Batam yang mencapai sekitar 17.000 jiwa per tahun.
“17.000 pertumbuhan itu untuk Batam. Jadi, tingkat pengangguran kita ini masih belum cukup baik, masih di angka 7 sekian persen. Tapi Tingkat Pengangguran Terbuka kita dari 7,68 persen di tahun 2024 turun menjadi 7,57 persen di tahun 2025. Trennya menurun, tapi angkanya masih pada kisaran 7 persen,” kata Amsakar.
Atas capaian penurunan angka kemiskinan, Batam menerima penghargaan dari Detikcom dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sebelumnya, Batam juga pernah mendapat penghargaan serupa dari Tempo dan Kemendagri.
“Untuk angka kemiskinan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen, menurun signifikan sehingga kita diganjar penghargaan,” ujar Amsakar.


