Jakarta – Kota Batam kembali meraih penghargaan tingkat nasional, kali ini pada kategori Daerah Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi. Penghargaan diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Batam, Yusfa Hendri.
Amsakar mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintahan dan lembaga di Batam. Menurutnya, capaian itu tidak terlepas dari kolaborasi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.
“Apa yang kita peroleh hari ini adalah kerja kolektif kita bersama, baik Pemko Batam dan BP Batam,” ujar Amsakar.
Berdasarkan penelusuran, apresiasi tersebut diberikan oleh media nasional KompasTV melalui ajang bertema “Indonesia Bisa”. Amsakar berharap penghargaan tersebut semakin mendorong seluruh jajaran pemerintahan dan pemangku kepentingan untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas serta pemerintahan yang transparan dan responsif.
Lebih lanjut, Amsakar menyebut penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemko Batam untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan, terutama dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan terbuka. Ia menilai keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat, karena akses informasi yang baik memungkinkan masyarakat mengetahui berbagai program, kebijakan, dan capaian pembangunan yang dilakukan pemerintah.
Amsakar menegaskan, penghargaan itu akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi pemerintah untuk terus melakukan pembenahan, dan setiap program pembangunan harus memberikan manfaat serta menjawab kebutuhan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan membangun Batam yang semakin maju,” katanya.
Penghargaan ini menambah deretan capaian Batam sepanjang 2026. Sebelumnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam tercatat menembus Rp2,58 triliun, seiring upaya Pemko Batam menggenjot penerimaan tanpa menaikkan tarif pajak. Pemerintah Kota Batam juga sebelumnya mencatat sejumlah program lain, termasuk bantuan senilai Rp3,77 miliar bagi ratusan nelayan kecil di Batam berupa mesin dan alat tangkap.


