Jakarta — Analis politik Nurul Fatta menilai banjir dukungan terhadap Prabowo Subianto untuk dua periode tidak berarti kontestasi politik akan datang lebih cepat. Menurutnya, momentum itu justru bisa dimanfaatkan partai politik untuk membangun kehadiran elektoral di luar musim pemilu.
“Publisitas politik yang dilakukan lebih awal tidak harus berarti mempercepat kontestasi tahun politik, tapi untuk mempertebal kehadiran parpol saja, agar mendapat penguatan akar-akar elektoral,” ujar Fatta di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Fatta menyebut dukungan dari berbagai kalangan, mulai dari elite partai politik, tokoh publik, hingga relawan, menandai menghangat atmosfer politik nasional lebih awal dari biasanya. Namun ia menegaskan, politik tidak boleh hanya muncul setiap lima tahun sekali saat pemilu tiba.
Menurutnya, periode di luar musim elektoral justru menjadi ajang yang sesungguhnya untuk menguji kualitas dan konsistensi partai politik. Jika dijalankan secara serius, publik akan memiliki ruang yang lebih matang untuk menilai kinerja masing-masing partai.
“Mana partai yang memiliki intensitas politik lebih kuat, dan mana yang hanya aktif ketika siklus elektoral mulai dekat,” katanya. Ia menambahkan bahwa tugas partai politik adalah konsisten memastikan kekuasaan tetap bekerja untuk rakyat, bukan sekadar aktif menjelang kontestasi.


