Jakarta – Danantara Indonesia mengakuisisi hotel dan lahan di Makkah, Arab Saudi, dalam investasi luar negeri pertamanya. Akuisisi dilakukan bersama pengembang lokal Thakher Development, Selasa 16 Desember 2025.
Melalui Danantara Investment Management, perusahaan mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City berkapasitas 1.461 kamar dan 14 bidang lahan seluas sekitar 4,4 hektare. Aset tersebut berada di kawasan Thakher City, berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Nilai transaksi tidak dipublikasikan.
CEO Danantara Indonesia Rosan P. Roeslani menyatakan, akuisisi ini untuk memperkuat infrastruktur akomodasi jamaah haji dan umrah Indonesia. Setiap tahun, jamaah umrah Indonesia mencapai lebih dari dua juta orang, sementara kuota haji di atas 200.000 jamaah.
“Ini merupakan langkah awal yang penting untuk mengamankan aset strategis yang dapat mendukung peningkatan layanan bagi jamaah Indonesia di Tanah Suci,” kata Rosan dalam keterangan resmi.
Kawasan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi kompleks perhotelan dengan kapasitas hingga sekitar 5.000 kamar. Pengembangan lanjutan akan dilakukan secara bertahap sesuai hasil studi kelayakan dan persetujuan otoritas terkait.
Danantara menggandeng Al Khomasiah Real Estate Development sebagai mitra lokal untuk memastikan proses investasi dan pengembangan sesuai regulasi Arab Saudi. Perusahaan juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk penjajakan aset lanjutan di Makkah.
Pengembangan aset ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pembangunan “kampung haji” untuk mempermudah pengelolaan perjalanan, akomodasi, dan layanan jamaah Indonesia di Arab Saudi.


