Jakarta – Dosen Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) Mulyadi Opu Andi Tadampali menilai pembangunan infrastruktur era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang bertujuan Indonesiasentris masif namun belum sepenuhnya merata dan optimal, dengan beberapa target pembangunan tidak tercapai.
Mulyadi menyampaikan penilaian tersebut dalam acara podcast di YouTube Forum Keadilan TV, Rabu (28/1/2026).
Ia mengungkapkan pernah bertemu Jokowi di Istana Negara pada 2016 bersama alumni S3 UI dalam pertemuan tertutup. Saat itu, para dosen tidak boleh melakukan perekaman, membawa handphone, atau foto-foto.
Di depan Jokowi, Mulyadi menyampaikan pembangunan di Indonesia tidak merata karena kekuasaan terkonsentrasi di Jakarta.
“Menteri meresmikan jembatan, foto-foto untuk propaganda, nggak ada hasilnya. Karena kekuasaan tidak diberikan kepada daerah,” kata Mulyadi.


