Anambas – Kabut asap pekat menyelimuti Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Minggu (13/9/2026). Berdasarkan pengamatan observer di Stasiun Meteorologi Tarempa pukul 11.00 WIB, jarak pandang di wilayah tersebut turun hingga sekitar 1 kilometer, menurun dibandingkan hari sebelumnya dengan kabut yang terpantau lebih tebal.
Kabut asap tersebut dipengaruhi asap kiriman yang terbawa angin dari wilayah Sumatera dan Kalimantan, ditambah kondisi atmosfer berupa sistem tekanan rendah di utara perairan Kepulauan Anambas atau Laut China Selatan.
Menanggapi situasi tersebut, personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Kepulauan Anambas bersama personel Lanal Tarempa dan Babinsa Koramil Tarempa turun langsung ke Pelabuhan Tarempa. Kegiatan tersebut dipimpin Kanit Patroli Satpolairud Polres Kepulauan Anambas, Aipda M Leo Berto, bersama tiga personel Satpolairud.
Selain mengamankan Kapal KM Bukit Raya, petugas juga membagikan masker kepada masyarakat pengguna transportasi laut dan para pekerja di sekitar pelabuhan, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kabut asap.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengimbau masyarakat agar tidak menganggap remeh kondisi kabut asap, terutama yang beraktivitas di luar ruangan dan menggunakan transportasi laut.
“Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi perhatian kita bersama. Dalam kondisi jarak pandang menurun akibat kabut asap, masyarakat diimbau lebih berhati-hati, menggunakan masker dan mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca,” kata Kapolres.
Pengamanan Kapal KM Bukit Raya turut dilakukan untuk memastikan aktivitas di kawasan pelabuhan tetap berjalan aman dan tertib di tengah menurunnya jarak pandang akibat kabut asap.


