Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Rabu (21/1/2026). Trump akan menyampaikan pidato khusus dan bertemu dengan para pemimpin bisnis global dalam acara tersebut.
Menurut sumber yang mengetahui hal ini, para CEO dari berbagai sektor termasuk jasa keuangan, kripto, dan konsultasi telah diundang menghadiri resepsi setelah pidato Trump. Undangan berasal dari Gedung Putih dan tidak terbatas hanya untuk elite bisnis Amerika Serikat. Namun, agenda dan topik pembahasan dalam pertemuan tersebut belum diketahui secara pasti.
Beberapa pejabat tinggi AS, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent, akan mendampingi Trump. Presiden AS itu juga diperkirakan akan mengadakan konferensi pers pada Senin sore.
WEF menyatakan lebih dari 3.000 delegasi dari 130 negara akan hadir tahun ini, termasuk 64 kepala negara dan pemerintahan. Pertemuan ini akan fokus pada perubahan kebijakan AS di bawah kepemimpinan Trump.
Utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin, Kirill Dmitriev, juga akan hadir di Davos dan dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan anggota delegasi AS, menurut dua sumber yang berbicara dengan syarat anonim kepada Reuters.
Seorang diplomat Eropa mengungkapkan para penasihat keamanan nasional dari sejumlah negara akan bertemu di sela-sela acara dengan masalah Greenland sebagai salah satu topik utama pembahasan. Isu Greenland sengaja ditambahkan ke dalam agenda setelah Trump mengancam memberlakukan tarif tambahan pada delapan negara Eropa.


