Jakarta – Ketua Pusat Studi Amerika Universitas Indonesia Prof. Suzie Sudarman menyebut Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UI KH. Yahya Cholil Staquf memasukkan pembicara-pembicara zionis untuk tampil di hadapan mahasiswa UI. Pernyataan itu disampaikan Suzie dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Senin (11/5/2026).
“Ketua MWA kita adalah orang NU Pak Staquf yang menyisipkan pembicara-pembicara zionis untuk menjadi pembicara di kalangan mahasiswa,” kata Prof. Suzie.
Suzie mengaitkan hal tersebut dengan terbitnya PP Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI yang dinilainya membuka celah masuknya kepentingan partai politik dan kelompok lain ke dalam MWA. Ia juga menilai regulasi itu berpotensi membuka ruang pemberian gelar kehormatan yang tidak setara dengan guru besar yang merintis dari bawah.
Lebih jauh, Suzie menyebut masuknya unsur-unsur pro-Israel ke lingkungan kampus UI bertentangan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 yang menempatkan kemerdekaan Palestina sebagai prioritas.
“Sudah masuk unsur-unsur yang akan menguatkan kecenderungan dari rezim ini untuk mendekati dirinya pada Israel yang sebetulnya bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945, karena harusnya kita mendahulukan kemerdekaan Palestina,” ujarnya.
Ia memperingatkan potensi dampak lebih luas apabila hubungan diplomatik dengan Israel terbuka dan kalangan zionis mulai terlibat dalam perekonomian Indonesia.


