Batam – Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) menjadikan FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026 sebagai bagian dari pemusatan latihan (training camp) Tim Nasional Bola Basket 3×3 Putri Indonesia menjelang Asian Games 2026. Turnamen digelar pada 23–24 Juli 2026, dilanjutkan FIBA 3×3 Challenger Putra pada 25–26 Juli 2026, dengan diikuti 32 tim dari 21 negara.
Sekretaris Jenderal PP Perbasi Nirmala Dewi mengatakan keikutsertaan timnas pada ajang FIBA tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan daya saing internasional sekaligus mengejar poin menuju Olimpiade. “Kami punya grand design besar, kami ingin menuju Olimpiade… Hari ini juga menjadi bagian dari training camp tim nasional menuju Asian Games,” kata Nirmala di Batam, Kamis.
Ia menegaskan hasil pertandingan bukan target utama, melainkan pengalaman bertanding melawan pemain kelas dunia yang dinilai penting bagi perkembangan tim. PP Perbasi juga berharap status tuan rumah dapat menambah poin peringkat dunia FIBA, dan akan terus mengikuti seri internasional lain jika target tersebut belum tercapai.
Nirmala menyebut Batam dipilih sebagai tuan rumah karena akses internasional yang mudah melalui Singapura, dukungan pemerintah daerah, serta perkembangannya sebagai destinasi wisata dan kawasan ekonomi.
Ketua Perbasi Kepulauan Riau Suhadi berharap kejuaraan ini turut mendorong pembinaan bola basket di daerah sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai penyelenggara event olahraga internasional. Ia mengajak masyarakat Batam dan Kepulauan Riau memberikan dukungan langsung kepada Timnas Indonesia selama kejuaraan berlangsung.
Pada kategori putri, peserta berasal dari Belanda, Mongolia, Prancis, Latvia, Jepang, Slovakia, China, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Indonesia. Sementara kategori putra diikuti sejumlah tim elite dunia, termasuk Serbia.


