Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana menjajaki nota kesepahaman (MoU) dengan akademi sepak bola Garuda Yaksa FC untuk membina sepak bola usia dini di Kota Batam.
Rencana tersebut disampaikan Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, di sela-sela gelaran Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Rabu, 22 Juli 2026.
“Tindak lanjut turnamen ini jauh lebih penting. Kita akan buat MoU dengan Garuda Yaksa yang pemiliknya adalah Pak Prabowo. Saya sendiri adalah Wakil Ketua Dewan Pembina di sana. Harapannya, Garuda Yaksa bisa membentuk satelit pembinaan sepak bola bekerja sama dengan kita,” ujar Fary.
Fary mengatakan Garuda Yaksa FC dinilai berhasil menerapkan pembinaan berjenjang hingga tingkat nasional, dan model tersebut ingin diterapkan di Batam agar bakat-bakat lokal tumbuh secara terstruktur.
“Kita ingin melangkah berjenjang dari Liga 4, Liga 3, Liga 2, hingga Liga 1. Memang banyak tawaran instan untuk memiliki klub Liga 2, tapi itu bukan pilihan kita. Kita pilih membina dari bawah secara konsisten,” katanya.
BP Batam juga membuka peluang pembangunan lapangan sepak bola berstandar memadai yang akan disponsori BP Batam untuk mendukung ekosistem pembinaan tersebut.
Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 sendiri digelar sepanjang Agustus 2026. Kategori U-8 (16 tim), U-10 (16 tim), dan U-12 (24 tim) akan bertanding pada 7–9 Agustus di Stadion Temenggung Abdul Jamal. Ajang internasional berlangsung 14–16 Agustus di Stadion Gelora Citra Mas, dan penutupan digelar 22–23 Agustus 2026 dengan pertandingan senior yang mempertemukan Batam Premier FC, Garuda Yaksa FC, Singapore FC (Galang International), dan Indra FC asal Brunei Darussalam.


