Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya menjadikan Batam sebagai pusat industri olahraga (sport industry) di kawasan regional dengan melibatkan puluhan kawasan industri dan ratusan perusahaan multinasional yang beroperasi di Batam melalui ajang Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026.
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan potensi dari 31 kawasan industri di Batam dinilai besar untuk mendukung pengembangan olahraga daerah.
“Nanti melalui ajang Batam Prime ini, banyak perusahaan industri yang akan kita kerjasamakan. Dengan 31 kawasan industri dan ratusan perusahaan multinasional di Batam, kita bisa mewujudkan kawasan sport industry. Fasilitas di Stadion Temenggung Abdul Jamal juga akan kita kembangkan ke standar internasional agar tim-tim tetangga dari Singapura dan Malaysia nyaman bertanding di sini,” ujar Fary, Kamis, 23 Juli 2026.
Fary menyebut turnamen sepak bola internasional ini juga berdampak pada perekonomian lokal, khususnya sektor UMKM, pariwisata, dan transportasi.
“Turnamen usia dini ini biasanya memboyong keluarga, mulai dari bapak, ibu, hingga nenek ikut hadir menyaksikan. Di momen inilah ekonomi tumbuh. Kami juga sudah berkoordinasi dan sepakat dengan pihak pelabuhan serta operator kapal untuk memberikan diskon khusus tiket kapal bagi para peserta dan official,” katanya.
Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 juga akan dihadiri sejumlah tokoh sepak bola nasional sebagai tamu kehormatan, di antaranya Erick Thohir, Indra Sjafri, dan Rahmad Darmawan, yang dijadwalkan tampil dalam laga hiburan (fun match) pada festival tersebut.


