Batam — Badan Pengusahaan (BP) Batam memulai pengecatan ulang dinding Underpass Pelita, Rabu, 15 April 2026. Sejumlah petugas terlihat mengecat dinding terowongan yang selama ini dipenuhi coretan grafiti dan poster-poster lama.
Pengecatan merupakan bagian dari proyek revitalisasi Underpass Pelita yang ditargetkan rampung pada April hingga Mei 2026. Selain pengecatan, revitalisasi mencakup perbaikan pencahayaan, pembersihan saluran drainase, penanaman tanaman hias di area pintu masuk, pengecatan ulang marka dan pembatas jalan, serta pemasangan light box berisi visi pembangunan Batam.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebut revitalisasi ini sebagai langkah strategis untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Infrastruktur ini harus berfungsi optimal dan punya nilai estetika sebagai representasi kemajuan Kota Batam,” kata Amsakar.
Anggaran revitalisasi berasal dari kolaborasi Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemerintah Kota Batam.
Underpass Pelita merupakan satu-satunya terowongan jalan bawah tanah di Kota Batam yang menghubungkan kawasan pusat pemerintahan Batam Center dengan kawasan bisnis Nagoya. Terowongan sepanjang 90 meter ini dibangun pada 2006 dan selesai pada 2007 dengan desain konstruksi berusia hingga 100 tahun.


