Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, menyalurkan air bersih secara gratis kepada warga terdampak kekeringan sejak akhir Juli 2026. Distribusi dilakukan secara berkala hingga kondisi kembali normal.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kepulauan Anambas, Matari Yasinullah Hasibuan, mengatakan distribusi air merupakan respons atas kesulitan warga mendapatkan pasokan air bersih akibat minimnya curah hujan sejak Juli 2026. “Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan arahan Bupati Kepulauan Anambas,” kata Matari, Minggu (30/8/2026).
Damkarmat Anambas mencatat distribusi air bersih mencapai sekitar 15-20 ton per hari yang disalurkan langsung ke permukiman warga. Selain itu, masyarakat juga dapat mengambil air bersih di sejumlah pos Damkarmat yang tersebar di tiga wilayah, yakni Siantan, Palmatak, dan Jemaja.
“Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih karena wilayah tempat tinggal mereka telah beberapa hari tidak dialiri air,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Damkarmat berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menentukan lokasi sasaran distribusi. Penyaluran air tidak hanya menyasar permukiman, tetapi juga fasilitas sosial dan fasilitas umum seperti rumah ibadah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dan sekolah. “Sedikitnya ada 10 titik yang menjadi sasaran distribusi air oleh Damkarmat,” kata Matari.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Damkarmat mengerahkan satu mobil pikap dan satu mobil boks yang dilengkapi mesin pompa portabel guna mempercepat proses pengisian dan penyaluran air.
Matari memastikan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan selama kekeringan masih berlangsung. Pemerintah juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan air untuk kebutuhan yang lebih penting. “Kami mengimbau masyarakat untuk berhemat menggunakan air bersih sampai kondisi kembali normal,” pungkasnya.


