Batam – Sebuah kapal tongkang bermuatan batu granit olahan terbalik di perairan Batuampar, Kota Batam, pada Kamis (26/6). Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri.
Kabid Penegakan Hukum (Gakkum) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Yuzirwan Nasution, mengatakan tongkang itu berlayar dari Tanjung Balai Karimun menuju Singapura dengan membawa muatan batu granit olahan (DAS). Dalam pelayaran, kapal mengalami kebocoran pada lambung yang membuatnya kehilangan keseimbangan dan miring.
“Benar, kapal mengalami kebocoran sehingga miring dan akhirnya terbalik. Kapal itu berlayar dari Tanjung Balai Karimun menuju Singapura,” kata Yuzirwan, Sabtu (27/6).
Nakhoda kapal sempat mengubah haluan menuju Batam untuk membongkar muatan agar beban berkurang dan kapal kembali stabil. Namun, tongkang terbalik sebelum proses pembongkaran muatan dilakukan.
Yuzirwan juga membantah informasi yang beredar bahwa kapal tersebut ditolak masuk ke perairan Singapura akibat kebocoran. “Tidak ada ditolak,” tegasnya.
Saat ini, kapal yang terbalik sudah dievakuasi dan ditarik ke galangan untuk penanganan lebih lanjut. KSOP Khusus Batam masih menyelidiki penyebab kebocoran pada lambung kapal.
KSOP mengimbau operator kapal memastikan kondisi teknis armada sebelum berlayar, khususnya kapal pengangkut muatan berat, untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut.


