Bintan – Pembangunan jalan penghubung Desa Lancang Kuning dan Kelurahan Tanjunguban Utara menjadi prioritas utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bintan Utara yang diselenggarakan di Gedung Nasional Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Senin (26/1/2026).
Musrenbang diikuti unsur pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, serta pemangku kepentingan terkait. Lima desa dan kelurahan mengajukan masing-masing satu usulan prioritas pembangunan.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap kebutuhan riil masyarakat, seperti infrastruktur jalan, drainase, hingga penerangan jalan umum di Bintan Utara.
“Usulan yang belum dapat direalisasikan di kabupaten akan didorong lewat musrenbang tingkat provinsi,” kata Roby.
Seluruh usulan dari tingkat kecamatan akan disusun secara prioritas dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah Kabupaten Bintan.
Camat Bintan Utara Helmi Setyawati menjelaskan usulan prioritas terbagi dalam dua kategori, yaitu kriteria dan nonkriteria. Usulan prioritas nonkriteria umumnya memiliki skala besar dan memungkinkan untuk dianggarkan pemerintah kabupaten hingga pemerintah pusat.
Lima usulan prioritas yang diajukan meliputi pembangunan semenisasi bahu jalan di Jalan Mekarsari Tanjunguban, pembangunan drainase di Jalan Merdeka Tanjunguban untuk penanganan banjir, dan pembangunan jalan penghubung Desa Lancang Kuning dan Kelurahan Tanjunguban Utara.
Helmi menyebutkan usulan pembangunan jalan Lancang Kuning–Tanjunguban Utara sudah diajukan sejak lama, namun terkendala status lahan yang sebagian berada di kawasan hutan lebat. Pemerintah desa telah mengajukan permohonan dan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Bintan.
Pembangunan jalan ini dinilai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian warga Desa Lancang Kuning, serta mempersingkat jarak dan waktu tempuh masyarakat.
“Apabila terealisasi, pembangunan jalan ini juga akan memudahkan anak-anak dari Desa Lancang Kuning yang bersekolah di SMA Negeri 1 di Kelurahan Tanjunguban Utara,” kata Helmi.
Dia meminta dukungan masyarakat Bintan agar semua rencana berjalan baik dan lancar sesuai rencana.


