Batam – Pusat Koperasi Kredit Union Indonesia (PUSKOPCUINA) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-37 di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada 22 hingga 26 April 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 350 peserta yang merupakan perwakilan dari 45 Credit Union (CU) primer anggota yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia.
Hingga 20 April 2026, PUSKOPCUINA mencatat jumlah anggota sebanyak 659.513 orang dengan total aset sebesar Rp9,49 triliun yang dikelola dari, oleh, dan untuk anggota.
RAT ke-37 mengusung tema “Bersama PUSKOPCUINA, CU Sehat dan Anggota Sejahtera.” Ketua PUSKOPCUINA, Agustinus Alibata, menyatakan bahwa Credit Union merupakan instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. “Credit Union merupakan salah satu alat paling efektif untuk membantu masyarakat keluar dari kemiskinan dan ketergantungan. Kami mengedepankan prinsip menolong diri sendiri yang menjadi dasar gerakan ini,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Sebagai federasi nasional, PUSKOPCUINA menaungi gerakan CU di 23 provinsi dari wilayah barat hingga timur Indonesia. Selain layanan simpan pinjam, organisasi ini mengembangkan pendekatan berbasis komunitas yang memadukan misi ekonomi dan sosial, mencakup pemberdayaan komunitas, penguatan kapasitas anggota, serta edukasi literasi keuangan.
PUSKOPCUINA juga menyediakan layanan pendukung bagi koperasi primer, antara lain pendampingan tata kelola, interlending, layanan teknologi informasi melalui aplikasi Super Credit Union Technology (SCT), serta pelatihan sumber daya manusia.
Organisasi ini merupakan bagian dari jaringan internasional di bawah naungan ACCU dan World Council of Credit Unions (WOCCU), dan telah meraih Digital Growth Award 2024 dari WOCCU serta sertifikasi kesehatan dari ACCU.


