Batam – PT PLN Batam memastikan belum ada kenaikan tarif listrik bagi pelanggan di Kota Batam. Penegasan itu disampaikan merespons isu kenaikan tarif listrik yang beredar di masyarakat belakangan ini.
Asisten Manager Komunikasi PLN Batam, Furqon, menyatakan tarif listrik yang berlaku saat ini masih mengacu pada ketentuan sebelumnya dan PLN Batam belum menerima keputusan resmi terkait perubahan tarif.
“Kalau tarif listrik naik itu tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada prosedur yang harus dilalui terlebih dahulu,” kata Furqon, Rabu (3/6/2026).
Furqon menjelaskan, setiap usulan penyesuaian tarif harus diajukan terlebih dahulu kepada Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM. Setelah mendapat persetujuan, PLN Batam wajib melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam beberapa tahap sebelum kebijakan baru diterapkan.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan yang tidak berasal dari sumber resmi.
Adapun tarif listrik yang masih berlaku saat ini, untuk pelanggan rumah tangga pascabayar golongan R-2/TR daya 2.200–5.500 VA dikenakan Rp1.273,80 per kWh, sementara golongan R-3/TR daya di atas 5.500 VA dikenakan Rp1.256,59 per kWh. Untuk pelanggan prabayar, tarif daya 1.300 VA sebesar Rp1.433,71 per kWh, daya 2.200 VA sebesar Rp1.442,11 per kWh, dan daya 2.200–5.500 VA sebesar Rp1.680,66 per kWh. Di sektor usaha, pelanggan bisnis golongan B-2/TR dikenakan tarif Rp1.266,70–Rp1.301,68 per kWh, sedangkan pelanggan industri golongan I-2 hingga I-4 membayar Rp968–Rp1.171,30 per kWh.
Penegasan serupa disampaikan PLN di tingkat nasional. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026.
“Tidak ada kenaikan tarif listrik. PLN senantiasa menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian ESDM. Untuk periode April–Juni 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya,” tegas Gregorius.


