Tiga mahasiswi muda Indonesia membuktikan bahwa kesibukan akademik bukan penghalang untuk berprestasi di kancah global
Jakarta – Di tengah hiruk-pikuk kesibukan perkuliahan kedokteran yang padat, tiga mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti membuktikan bahwa mimpi meraih prestasi internasional bukanlah sekadar angan-angan. Michelle Valerie Taniwijaya, Ikrimah Diyan Lestari, dan Ainurrahmi Wulandari berhasil membawa pulang medali emas dari ajang bergengsi International Medical Student Research Conference (IMRC) 2025 di Bangkok, Thailand.
Perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. Ketiganya harus menyeimbangkan antara tuntutan akademik yang ketat dengan persiapan presentasi riset di forum internasional. Namun, kerja keras mereka membuahkan hasil manis ketika namanya dipanggil sebagai peraih Gold Medal pada konferensi yang berlangsung 13-14 Desember 2025 di Phramongkutklao College of Medicine tersebut.
“Ini membuktikan bahwa mahasiswa FK Usakti di tengah kepadatan pembelajaran masih bisa mewarnai di ajang kompetisi internasional,” ujar dr. Mustika Anggiane Putri, M.Biomed, AIFO, dosen pembimbing yang turut merasakan kebanggaan atas prestasi anak didiknya.
Dukungan Penuh dari Kampus
Di balik kesuksesan mahasiswa, terdapat komitmen kuat institusi dalam mendorong prestasi. Dekan FK Universitas Trisakti, Dr. dr. Yenny, dengan tegas menyatakan bahwa universitas tidak main-main dalam mendukung kreativitas dan kompetisi mahasiswa.
“Untuk kegiatan kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa seluruhnya dibiayai oleh pendanaan Fakultas, jadi Usakti sangat peduli terhadap lomba dan kreativitas mahasiswa dan kebijakan Rektor sangat mendukung hal tersebut,” tegasnya melalui keterangan pers di Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Kebijakan pembiayaan penuh ini memastikan bahwa mahasiswa berprestasi tidak terkendala oleh faktor ekonomi untuk mengharumkan nama almamater di pentas internasional. Wakil Dekan III FK, dr. Donna, menambahkan bahwa dukungan dan fasilitas lengkap akan terus diberikan kepada mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi, baik nasional maupun internasional.
Arena Bergengsi bagi Calon Dokter Muda
International Medical Student Research Conference (IMRC) bukan sekadar ajang kompetisi biasa. Konferensi tahunan ini menjadi wadah bergengsi bagi mahasiswa kedokteran dari berbagai belahan dunia untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam bidang kedokteran dan kesehatan.
Tahun ini, IMRC mengangkat tema “Sustainable Healthcare: Integrating Medical Innovations for Sustainable Development Goals”, yang mengajak peserta untuk berpikir kritis tentang bagaimana inovasi medis dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Tema ini sangat relevan dengan tantangan kesehatan global saat ini, di mana dunia medis dituntut tidak hanya menghasilkan solusi efektif, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Konferensi yang diselenggarakan di salah satu institusi medis terkemuka di Thailand ini menjadi ajang bertukar pikiran, networking, dan pembelajaran bagi calon dokter muda dari berbagai negara. Meraih medali emas di forum semacam ini bukan hanya soal prestise, tetapi juga pembuktian kualitas riset dan kemampuan berkomunikasi ilmiah di tingkat internasional.
Inspirasi untuk Generasi Mendatang
Prestasi trio mahasiswi FK Trisakti ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa kedokteran lainnya untuk tidak hanya fokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga aktif dalam penelitian dan kompetisi ilmiah. Dengan dukungan penuh dari institusi dan bimbingan dosen yang kompeten, tidak ada yang mustahil untuk diraih.
Kisah sukses mereka membuktikan bahwa kombinasi antara kerja keras mahasiswa, bimbingan dosen yang berdedikasi, dan dukungan penuh institusi dapat menciptakan prestasi gemilang yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.


