Batam — Pemerintah Kota Batam akan melakukan rotasi dan mutasi pejabat menyusul pensiunnya 17 Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk dua pejabat setingkat eselon II. Proses tersebut saat ini menunggu rampungnya administrasi dari pemerintah pusat.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, rotasi dan mutasi akan dilaksanakan setelah surat resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terbit.
“Pascapensiun ini kita pasti akan lakukan perombakan, pasti akan lakukan rotasi dan mutasi. Dalam waktu dekat, untuk pastinya nanti akan kita sampaikan,” kata Amsakar, Selasa, 4 Agustus 2026.
Ia menjelaskan pengisian jabatan yang kosong akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama akan digelar segera setelah persetujuan BKN diterima, sementara tahap kedua menyusul paling lambat satu bulan kemudian.
Menurut Amsakar, percepatan proses ini dilakukan karena pertengahan tahun anggaran sudah dekat, sehingga roda pemerintahan dan pelayanan publik diharapkan tetap berjalan tanpa hambatan.
Dari 17 ASN yang pensiun, dua di antaranya merupakan pejabat setingkat eselon II, sementara sisanya didominasi tenaga pendidik atau guru.
Untuk mengisi kekosongan pada posisi strategis, Pemko Batam saat ini menunjuk Pelaksana Tugas (Plt). Amsakar belum bersedia mengungkapkan nama-nama pejabat yang akan mengisi posisi tersebut.
“Plt nanti akan diumumkan setelah keluar suratnya. Kalau tidak Sekretaris, biasanya Asisten,” ujarnya.


