Batam – Ruas jalan dari kawasan Panbil hingga Simpang K-Square (Kepri Mall) dikeluhkan pengguna jalan karena banyaknya lubang yang tersebar di sejumlah titik. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan berkendara dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Keluhan warga menguat lantaran ruas jalan dari arah sebaliknya, yakni Kepri Mall menuju Panbil, telah lebih dulu diperbaiki dan kondisinya jauh lebih mulus. Sementara jalur dari Panbil menuju Simpang K-Square hingga kini masih dipenuhi lubang dengan ukuran bervariasi.
Yudi, salah seorang pengendara yang hampir setiap hari melintasi ruas jalan tersebut, mengaku harus mengurangi kecepatan dan lebih waspada saat berkendara. “Kadang takut juga kalau kena lubang, apalagi kalau malam atau habis hujan. Lubangnya ada yang kecil, tapi ada juga yang cukup besar. Sangat mengganggu dan berbahaya,” ujarnya, Kamis (30/7).
Ia berharap pemerintah segera melakukan pengaspalan ulang atau pelapisan aspal (overlay) mengingat volume kendaraan yang melintas di ruas tersebut cukup tinggi setiap harinya.
Keluhan serupa disampaikan Anton, yang berharap pemerintah tidak menunggu hingga terjadi kecelakaan sebelum melakukan perbaikan. “Kalau bisa segera diperbaiki. Jalan ini ramai dilalui masyarakat setiap hari. Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” katanya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BP Batam terkait penanganan ruas jalan tersebut.
Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, memastikan ruas jalan Panbil hingga Simpang K-Square telah masuk dalam daftar target perawatan jalan BP Batam. Ia menjelaskan, BP Batam saat ini terus melakukan pemeliharaan jalan secara bertahap di berbagai wilayah Kota Batam, dengan ruas-ruas yang rusak telah dipetakan dan diprioritaskan sesuai tingkat kerusakan serta jadwal pekerjaan.
“Kami melakukan perawatan jalan di seluruh Batam. Beberapa trase jalan yang berlubang sudah menjadi target perawatan jalan, termasuk lokasi yang dimaksud. Nanti kami akan ke sana untuk melakukan perbaikan setelah menyelesaikan pekerjaan di lokasi-lokasi lain yang saat ini juga sedang kami lakukan perawatan,” katanya.
Ariastuty menambahkan, program pemeliharaan jalan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas infrastruktur sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas setiap hari.


